-
solat tarawih untuk wanita
Senin, 23 Juli 2012 , 03:58:50Penanya : AkhwatAssalamu'alaykum warohmatullaah wabarokaatuh, sy ingin tarwih jamaah di masjid mengingat pahala jama'ah dan solat hingga selesai brsama imam tp jika di masjid dekat rumah, bacaan imamnya tdk tartil dan tdk tuma'ninah, apakah sah salat seperti itu ? atau sebaiknya solat di masjid yg imamnya tartil dan tuma'ninah tp jaraknya lebih jauh dari rumah ? Atau salat di rmh sj krn lbh utama utk wanita ? Sy bingung. Mohon penjelasannya. Jazakumullaahu khayran
Jawab :
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
Ada perbedaan pendapat dikalangan ulama’ mengenai shalat terawih wanita yang utama, apakah di masjid ataukah di rumah. Pendapat yang kuat- wallahu a’lam- adalah yang mengatakan bahwa yang utama adalah pelaksaan shalat tersebut di rumah.
Berikut ini ringkasan dari tulisan di salah satu situs fatwa:
Shalat tarawih hukumnya sunnah muakkadah, akan tetapi tetap yang utama bagi wanita untuk melaksanakan shalat malam (termasuk tarawih) di rumahnya, berdasarkan hadits Rasul shallallahu alaihi wa sallam:
لاَ تَمْنَعُوا نِسَاءَكُمُ الْمَسَاجِدَ وَبُيُوتُهُنَّ خَيْرٌ لَهُنَّ. أخرجه أبو داود رقم 567.صححه الألباني
“Janganlah kalian melarang istri-istri kalian untuk ke masjid, namun shalat di rumah mereka (bagi para wanita) tentu lebih baik.”
Akan tetapi keutamaan ini tidak mengharuskan untuk melarang wanita ke masjid untuk melaksanakan shalat berjama’ah (termasuk tarawih)
Dan syaikh Ibnu Baz berpendapat bahwa keumuman hadits keutamaan shalat wanita di rumah itu tetap berlaku dalam masalah shalat tarawih.
Akan tetapi ada beberapa syarat dibolehkannya wanita keluar rumah untuk melaksanakan shalat jama’ah tarawih ini:
1. wanita tersebut harus mengenakan hijab yang sempurna
2 . tidak memakai wangi-wangian
3. mendapatkan izin dari suami
4. tidak menimbulkan pelanggaran syari’at , seperti kholwah dengan supir yang bukan mahram dalam mobil(hanya berduaan). Lihat http://islamqa.info/ar/ref/3457
Kalau sudah terpenuhi syarat ini, maka hendaknya anda memilih masjid yang imamnya tuma’ninah dalam shalatnya, karena tuma’ninah adalah termasuk rukun shalat.
Wallahu a’lamOleh : Ustadz Mukhsin Suaidi, LcSudah dibaca oleh 59 orang






